• Categories

  • Sponsor

Joko Nugroho

Catatan harian bisnis internet dan sejenisnya.

Menginstall suPHP di Ubuntu Hanya dalam 15 menit

Sebelumnya saya selalu kesulitan menginstal suPHP, karena harus mengutak-atik konfigurasi web server. Setiap kali melakukan instalasi selalu membutuhkan waktu yang lama, bisa seharian penuh. Hal ini sangat merugikan buat saya, karena waktu adalah uang. Coba saja sehari itu saya gunakan untuk optimasi web, insya Allah bisa lebih untung. Tapi alhamdulillaah, saya mendapatkan informasi yang bagi saya sangat bermanfaat yaitu melakukan instalasi suPHP di Ubuntu/Debian sangat lah mudah dan cepat mungkin tidak sampai 30 menit.

Saya ingin memanfaatkan netbook Asus Eeepc 900 saya yang telah diinstall Ubuntu Remix 9.10 (lumayan cepat akselerasinya dibanding versi sebelumnya). Ok, kita mulai proses instalasinya:

  1. Instalasi paket Apache (jika belum pernah diinstal Apache) dengan command: apt-get install apache2
  2. Nonaktifkan modul php yang telah terinstall sebelumnya dengan command: a2dismod php5
  3. Jika no. 2 dilakukan maka restartlah Apache anda dengan command: /etc/init.d/apache2 restart
  4. Instalasi modul suPHP dengan command: apt-get install libapache2-mod-suphp suphp-common
  5. Ubah file konfigurasi suphp.conf yang berada di folder /etc/suphp/ sesuai kebutuhan, kalau mau menyontek konfigurasi saya seperti ini:


root@joko-laptop:~# cat /etc/suphp/suphp.conf
[global]
;Path to logfile
logfile=/var/log/suphp/suphp.log
;Loglevel
loglevel=info
;User Apache is running as
webserver_user=www-data
;Path all scripts have to be in
docroot=/
;Path to chroot() to before executing script
;chroot=/mychroot
; Security options
allow_file_group_writeable=false
allow_file_others_writeable=false
allow_directory_group_writeable=false
allow_directory_others_writeable=false
;Check wheter script is within DOCUMENT_ROOT
check_vhost_docroot=true
;Send minor error messages to browser
errors_to_browser=false
;PATH environment variable
env_path=/bin:/usr/bin
;Umask to set, specify in octal notation
umask=0022
; Minimum UID
min_uid=100
; Minimum GID
min_gid=100
[handlers]
;Handler for php-scripts (jangan lupa gunakan tanda petik utk konfigurasi di bawah ini)
application/x-httpd-php="php:/usr/bin/php-cgi"
;Handler for CGI-scripts
x-suphp-cgi=execute:!self

Jika sudah silakan direstart kembali Apache-nya, suPHP sudah siap digunakan, anda tidak perlu lagi mengatur suPHP_UserGroup ke dalam konfigurasi VirtualHost lagi, hal ini dipermudah dikarenakan paket Debian/Ubuntu menggunakan opsi –with-setid-mode=”owner”.

Selamat mencoba, sumber inspirasinya saya dapat dari joealdeguer.com

Categories: Web
informasinya bagus om!
salute!
14 May 10 at 01:25
muraegi
saya sudah coba dan bisa.
tapi sebelumnya, kalau boleh tahu suPHP itu berfungsi sebagai apa ya?

kalau info yang saya tangkap dari artikel, suphp digunakan untuk meningkatkan securitas dari server php.

mohon penjelasan.

terima kasih
15 July 10 at 06:18
joko
@muraegi: yeps, itu salah satu alasannya adanya suPHP. penjelasan singkat saya adalah karena dengan modul tersebut, aplikasi php dari masing-masing user yg berada di server tersebut tidak lagi mempunyai wewenang untuk menyeberang ke home user lainnya tapi berkuasa penuh terhadap folder maupun file yg menjadi miliknya tanpa harus merubah modusnya. Contoh: file/folder yg akan ditulis oleh script php tidak perlu lagi diubah modusnya menjadi 777 yg sangat rentan masuknya file2 hacking yg dimasukkan oleh orang2 yg tdk bertanggungjawab. Utk contoh hackingnya saya sendiri belum tahu. Penjelasan ini hanya dari versi saya (belum tentu benar). Apabila ada teman2 yg bisa menjelaskan lebih baik mohon dibantu.
16 July 10 at 12:05